Tampilkan postingan dengan label #Things. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Things. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 November 2013

Maafkan Lilin Kecil

Maafkan lilin kecil ini
Maafkan lilin kecil ini yang telah membuat kecewa
Yang tak memberikan sinar cukup terang
Dan cahaya yang membuatmu menyala

Maafkan lilin kecil ini
Yang tak bisa menghangatkan yang seharusnya
Yang tak mampu menegakkan yang terjaga
Yang menghapuskan hitam
Meneduhkan terang
Yang sanggup menjaga kata
Dan menyunggingkan senyum lebih nyata

Sekalipun kau mulai merasa lelah, merasa bosan
pada cahaya yang tak kunjung merona

Tentang Angin

Hallo angin
tidakkah kau dingin
Setelah hujan yang membuat kau merintih
Dan malam yang membuat kau tertatih

Hallo angin
Masihkah engkau berlari
Pada celah kecil ranting
Yang membuat kau tersesat

Rabu, 18 September 2013

Manusia dan Jalan Abu-Abunya



­­­
Dia…
Dia manusia…
Manusia yang selalu melihat ke depan
Manusia yang hanya melihat jalan lurus di depan nya
Hanya melihat apa yang ada di hadapan nya

Kadang  ia melewati sebuah persimpangan
Persimpangan yang mungkin asing baginya
Persimpangan yang bahkan ia tak tahu arah mana yang paling benar
Sempat ia menengok…
Tapi hanya menengok...
Ia tetap lurus pada jalan di depan nya

Sesekali ia mendengar seseorang memanggilnya
Suara seseorang  yang entah dari arah mana berasal
Suara yang mungkin dia kenal
Memanggil dan trus memanggil
Tapi ia tetap berjalan
Hanya sedetik ia memelankan langkah kakinya
Dan tak mencoba untuk menoleh ke samping atau ke belakang

Beribu persimpangan akhirnya telah ia lewati
Semakin jauh, ya semakin jauh
Semakin menemukan cahaya
Ia semakin berlari dan mempercepat langkahnya
Berharap cahaya surya ada di depan sana
Kini suara seseorang yang tadi memanggil semakin memudar,
memudar  hingga perlahan hilang

Senin, 16 September 2013

Puisi Geje ( ̄ω ̄;)

Hallo hallo, berjumpa lagi dengan saya, admin yang udah lama tak menampakkan batang hidung saya, wkwk ~
untuk F yang udah baca habis habis an blog ku, blogku udah tak ganti address, udah tak hidden semua postingan postingan galauku. gak bakal bisa mok liat lagi, hahaha, KAPOK :p , mayak seh -,-

 Kali ini aku pengen nulis nulis aja sekalian pengen update. O ya rencananya aku pengen nerbitin lagi blog baru yang isinya khusus buat pelajaran pelajaran yang udah pernah tak dapetin selama di moklet ini. jadi gak kayak blog ini yang isinya amboradol (*- -) . Gak pa pa lah korban pertama, wkwk. Doain ya semoga terbit sesuai rencana o(≧▽≦)o

Udah deh basa basinya yang di atas, langsung ke inti aje.
Ini kali aku lagi dapet tugas prakerin bahasa Indonesia dari ibu guru A. yang dahulu kala waktu pembekalah prakerin dan tugas cuma dikasih 5 soal eh sekarang malah muolor jadi 10 soal. Yo opo to pak bu ? gak konsisten ah #eeeh

Minggu, 05 Agustus 2012

Matahari



Saat aku terdiam bersama embun pagi yang dingin ini,
Kau tiba tiba hadir,
Menerangi setiap langkah langkah hariku,
Membangunkan sejuta harapan dan impian yang telah lama tertidur di diriku,
Mengahangatkanku kembali dari angin malam yang sempat menusuk tubuhku
Membuatku berangan angan untuk selalu berada di sisimu

Saat aku tak memerhatikan kehadiranmu
Kau selalu melintasi hari hariku
Mencuri perhatianku dengan cahaya terangmu
Menghidupkanku dengan warna warni alam di sekitar hidupku
Memberiku senyuman dan juga cinta

Tapi saat aku telah berani mencoba menatapmu
Kau pergi dan semakin menjauh dariku
Aku tak pernah sadar siapa diriku dan terus mengikuti cahayamu
Meskipun aku tak tau kemana arah dan tujuanku
Aku selalu berharap kamu akan benar benar kembali melihatku
Meskipun mungkin kau disana juga selalu menyinariku

Aku terus menunggu dan menunggu..
Menunggu waktu dimana hukum alam ini akan merubah kembali semuanya
Berharap semua seperti yang aku inginkan
Tapi tangan ini selalu tak pernah sampai
Tak pernah sampai untuk merubah semua itu dan mendekatkan cahayamu kepadaku
Kini air hujan telah membasahi harapan dan impian ini

Saat aku mencoba mentutup mataku
Hati ini semakin terasa sesak
Meskipun cahayamu kini tak terlihat olehku
Tapi bayanganmu telah merasuki hati dan jiwaku
Bahkan semakin membara dan terus membara

Kini aku benar benar tak tau lagi bagaimana memadamkan api yang membara di hati ini
Yang bahkan semakin menyebar ke otak dan pikiranku
Ingin aku lari dan mematikan semuanya
Mungkin...
Mungkin memang dan hanya itu yang bisa aku perbuat sekarang
Sakit ini, tak apa jika aku rasakan sekarang
Meskipun kini aku hanya bisa melihat bayangmu
Tanpa takut lagi akan kehilangan sinarmu